Proyek Drainase Terindikasi Korupsi.

Bantaeng – Aliefmedianews.com – kelurahan Proyek Dranaise berlokasi di Kelurahan Bontomanai kecamatan Bissappu kab.Bantaeng dikerja asal jadi dan terindikasi Korupsi

Temuan Awak Media, terkait pekerjaan tersebut di duga terdapat sejumlah pelanggaran di dalamnya termasuk cara pasangan Batu dasar yang tidak di gali dan campurannya kurang kuat, 08/09/2019

Pengerjaan Drainase di Kelurahan Bontomanai Kec. Bissappu Kab. Bantaeng pengerjaannya terindikasi Korupsi (Red)

Awak media mencoba menemui Pelaksana Pekerjaan swakelola/Ksm sejahtera sebagai ketua KSM Penanggung Jawab sekaligus ketua kelurahan bontomanai Agus, kepada Awak media mengatakan terjadinya pelanggaran tersebut di sebabkan adanya penambahan velume pekerjaan yang tidak tercatat dalam RAB sehingga di kerja asal jadi.

Kami pun awak media menduga bahwa pekerjaannya sudah selesai. Dia juga dengan rentang waktu cukup singkat. Hanya satu tahapan pencairan. Padahal dalam proses pekerjaan pembelanjaan dan pencairan itu tiga kali tahapan.

Saat di konfirmasi terkait pekerjaannya, Agus selaku ketua Ksm langsung memberikan sebuah amplop kepada Awak Media, namun awak media tersebut malah mempertanyakan untuk apa amplop ini ?. Tapi dia tetap berusaha menyogok wartawan dengan memberikan sebuah amplop, walaupun wartawan tersebut menolak.

Ismail wahid selaku pengurus Ksm membujuk dan langsung masukkan Amplop itu ke kantong baju sang Wartawan.

Awak media bergegas pulang karena kita butuh keterangan lebih jelas terkait pekerjaannya. Ismail wahid berdalih bahwa pekerjaannya sudah benar, padahal terdapat indikasi pekerjaan yang bersumber dari dana kelurahan/Dau Tambahan tersebut.

Adapun Jenis Pelanggaran yang ditemukan dan tidak sesuai dengan Bestek yaitu,

  • Pemasangan Batu cakar hanya di pasang tanpa ada galian
  • Hasil pekerjaannya berdebu bila di sentuh dengan tangan
  • pekerjaan drainase terindikasi korupsi ratusan juta Rupiah rupiah yang mengakibatkan kerugian negara (Tim)