MAROS, Aliefmedia.com – Perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-34 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan resmi ditutup di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, pada Sabtu (18/4/2026), dalam suasana meriah yang dipenuhi nuansa haru.
Ajang yang diikuti oleh 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat syiar Al-Qur’an sekaligus sebagai sarana pembinaan generasi Qurani yang unggul dan kompetitif.
Dalam kompetisi tersebut, kafilah Kabupaten Jeneponto berhasil mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan di berbagai cabang. Di antaranya, Fahmil Qur’an Putra meraih Juara II, Hifzhil Qur’an 30 Juz Putri dan Tilawah Al-Qur’an Golongan Dewasa Putra masing-masing meraih Juara III. Selain itu, Hifzhil Qur’an 20 Juz Putra serta Hifzhil 1 Juz Tilawah Putra sukses meraih posisi Harapan I.
Capaian ini menjadi bukti nyata dari kerja keras, pembinaan yang konsisten, serta semangat juang para peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian lomba.
Penutupan kegiatan turut dihadiri oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Jeneponto, Kasubag Tata Usaha, Kepala MAN Jeneponto, para official, serta seluruh anggota kafilah Jeneponto.
Antusiasme masyarakat yang hadir menambah semarak suasana penutupan. Momen haru pun tak terelakkan, terlihat dari para peserta yang meneteskan air mata bahagia atas hasil yang diraih—sebuah simbol perjuangan dan dedikasi selama mengikuti MTQ.
Ketua DWP Kemenag Jeneponto, Andi Harbiasari Jailani, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap capaian tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan dan prestasi kafilah Jeneponto. Ini adalah buah dari kerja keras, doa, dan dukungan berbagai pihak,” ungkapnya.
Ia juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemicu semangat untuk terus meningkatkan pembinaan, sehingga ke depan lahir generasi Qurani yang semakin unggul.
Penutupan MTQ XXXIV ini bukan sekadar akhir dari sebuah perlombaan, melainkan menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.(*)

