BULUKUMBA, Aliefmedia.com – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan inklusif di Kabupaten Bulukumba.
Sebanyak 39 peserta didik disabilitas UPT SLBN 1 Bulukumba dari 111 orang murid resmi menerima bantuan beasiswa pendidikan dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Bantuan tersebut disalurkan langsung melalui rekening masing-masing siswa di Bank BPD Sulselbar.
Setiap siswa menerima bantuan sebesar Rp1.000.000 per tahun, yang dicairkan Rp500.000 per semester.
Program ini menjadi bentuk nyata perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus agar tetap semangat belajar dan berkembang sesuai potensi mereka.
Untuk tahun 2026 semua siswa (111 orang ) disabilitas yang ada di Sekolah Luar Biasa (SLB) akan menerima bantuan Gubernur.
Penyaluran dana dilakukan secara non-tunai untuk memastikan bantuan diterima secara tepat, transparan, dan dapat dimanfaatkan langsung untuk kebutuhan pendidikan siswa, seperti perlengkapan sekolah, terapi pendukung, transportasi, dan kebutuhan belajar lainnya.
Salah satu siswa, Naila Nur Ramdhani penerima bantuan mengungkapkan rasa bahagianya.
“Saya senang sekali dapat bantuan ini. Uangnya bisa dipakai beli alat tulis dan kebutuhan sekolah. Terima kasih Pak Gubernur,” ujarnya dengan wajah penuh semangat.
Rasa syukur juga disampaikan oleh para orang tua siswa, Murniati yang juga sebagai ketua Komite UPT SLBN 1 Bulukumba. Mereka menilai bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban ekonomi keluarga.
“Sebagai orang tua anak disabilitas, kami memang punya kebutuhan tambahan untuk terapi dan pendidikan anak. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel dan pihak sekolah yang sudah memfasilitasi,” tutur salah satu orang tua murid.
Kepala UPT SLBN 1 Bulukumba, Andi Muh. Rusli MR, S.Pd.Gr., M.M, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian pemerintah provinsi terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus, Selasa (27/1/2026).
“Kami keluarga besar SLBN 1 Bulukumba menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur Sulawesi Selatan atas kepedulian dan komitmennya terhadap pendidikan anak disabilitas. Bantuan ini bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi motivasi besar bagi anak-anak kami untuk terus percaya diri, mandiri, dan berprestasi,” ungkap beliau.
Beliau juga berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa disabilitas .
“Kami berharap dukungan seperti ini terus berkesinambungan. Pendidikan anak berkebutuhan khusus memerlukan kolaborasi semua pihak. Dengan dukungan pemerintah, orang tua, dan sekolah, kami yakin anak-anak disabilitas mampu menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan menjadi bagian penting dari pembangunan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Sary Diana Muallim, S.Sos.M.M dalam sambutannya menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat layanan pendidikan inklusif dan afirmatif bagi peserta didik disabilitas.
“Anak-anak disabilitas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Bantuan beasiswa ini adalah bentuk dukungan nyata pemerintah agar mereka tetap bersekolah, mendapatkan layanan yang sesuai kebutuhannya, serta memiliki kesempatan yang luas untuk meraih masa depan yang mandiri,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif sekolah dan orang tua dalam mendampingi anak-anak selama proses pendidikan.
“Kami berharap dana ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang kebutuhan belajar siswa. Sinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga adalah kunci keberhasilan pendidikan anak berkebutuhan khusus,” tutupnya.
Program beasiswa ini menjadi bukti bahwa pendidikan inklusif di Sulawesi Selatan terus mendapat perhatian serius, sekaligus memperkuat semangat bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan bermartabat.(*)

