BULUKUMBA, Aliefmedia.com — Upaya membangun budaya kreatif dan pembaruan di lingkungan sekolah terus didorong Pemerintah Kabupaten Bulukumba. Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bulukumba memberikan pendampingan kepada 149 guru dan kepala sekolah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Wilayah III Kecamatan Gantarang.
Kegiatan bertema “Membangun Ekosistem Inovasi di Sekolah” tersebut berlangsung di SD 230 Palambarae, Kecamatan Gantarang, Rabu (30/9/2026). Peserta berasal dari sembilan sekolah dasar di wilayah tersebut.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Gantarang, Suarfan, S.Pd., serta Pembina Kecamatan Gantarang, H. Amrullah, S.Pd., M.Si.
Pendampingan diarahkan pada pengenalan konsep sekaligus praktik pengembangan gagasan baru di sekolah. Para peserta didorong agar berbagai terobosan dalam pembelajaran dan tata kelola pendidikan dapat dikembangkan, didokumentasikan, serta tercatat sebagai bagian dari program pengembangan pendidikan daerah.
Pendampingan teknis dan literasi diberikan oleh inovator Innovation Cafe (iCafe) Bapperida Bulukumba, Endang Muliani, S.Sos., yang juga merupakan Analis Kebijakan Ahli Muda. Dalam pelaksanaannya, Endang didampingi dua siswa SMKS TI Bulukumba, Abdullah dan Fauzan Koirul Adhima.
Salah satu materi yang diberikan berkaitan dengan alur penginputan dan penggunaan aplikasi Innovative Government Award (IGA). Para guru dan kepala sekolah juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menghadirkan pembaruan dalam proses pembelajaran, pelayanan pendidikan, hingga tata kelola satuan pendidikan.
Bapperida mendorong agar setiap terobosan yang lahir dari kreativitas guru maupun sekolah tidak berhenti sebagai praktik internal. Setiap karya dan pembaruan diharapkan dicatat, didokumentasikan, serta dilaporkan kepada Bapperida sehingga dapat terdata secara resmi sebagai bagian dari pengembangan sektor pendidikan Kabupaten Bulukumba.
Langkah tersebut mendapat dukungan Kepala Bapperida Kabupaten Bulukumba, Andi Irma Darmayanti Untung, S.T., M.M., dan Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Bulukumba, Anugrahwati Husain, S.Si.
Kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan sekolah yang terbuka terhadap gagasan baru. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, potensi dan kreativitas guru serta kepala sekolah diharapkan dapat memperoleh ruang untuk dikembangkan sekaligus terdokumentasi secara lebih sistematis.
Kegiatan kemudian ditutup dengan deklarasi komitmen bersama para guru dan kepala sekolah KKG Wilayah III Kecamatan Gantarang untuk mendukung gerakan “One Agency One Innovation” yang diterapkan di lingkungan sekolah melalui prinsip “Satu Sekolah Satu Inovasi dan “Satu Guru Satu Inovasi.”
Komitmen tersebut menjadi penanda bahwa pembaruan di sekolah tidak semata ditempatkan sebagai program, tetapi diupayakan menjadi bagian dari budaya kerja dan pembelajaran.
Melalui penguatan kolaborasi dan pendampingan tersebut, sekolah-sekolah di Kecamatan Gantarang diharapkan semakin produktif melahirkan gagasan yang relevan, terukur, dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran serta kemajuan pendidikan di Kabupaten Bulukumba.(*)

