Pondok Pesantren Annuria laksanakan ujian Baca Kitab Kuning dan Hafidz Qur’an.

Jeneponto, Aliefmedia.com – Pondok Pesantren Annuria Jeneponto melaksanakan Ujian Muraja’ah kepada Santri dan Santriwati sebanyak 88 orang.

Kegiatan tersebut berlangsung sejak hari Sabtu 29 Pebruari sampai dengan 01 maret 2020 bertempat di Masjid Kampus dan di Ruang kelas.

Kepala Madrasah Aliyah Annuria H.Abd.Karim.S.Ag.MM dalam keterangannya saat ditemui Awak Media ini mengatakan, bahwa salah satu kewajiban bagi santri santriwati yang mukim Mondok itu setiap wajib menghafal satu Juz Alqur’an persemester.

Dengan rincian bahw satu hari ujian hafidz. Satu jari ujian Membaca Kitab Kuning (Kitab Gundul). Kalau santri hafalannya fasih lancar dan mampu menjelaskan Asbabun Nuzulnya Maka Santri Santriwati itu dinyatakan Lulus dengan Nilai bagus. Kata Abd.Karim.

Lanjut kata Abd Karim,Tim penguji terdiri dari Agt. KH.Yahya.Lc.M.Ag. para Kepala Madrasah bersama dengan Ustad dan Ustadzahnya.

“Adapun 6 kitab kuning yang diujikan yaitu Tafsir jalalaini kifayatul akhyar, Irsyadul Ibaad, Bhulugul Maram. Babulnisan. Khusnul Hamdiyah dan Durratun nashihin”, Kata Ust. Abd. Karim.

Selaian itu, kata Ustad Abd.Karim,” Santri Santriwati kami yang Kelas tiga itu sudah mampu membaca kitab kuning dan kami ikutkan lomba baca kitab kuning, menerjemahkan dan menjelaskan asbaabun Nuzulnya. Dan alhamdulillah semuanya mendapat juara ditiga Provinsi antar pondok pesantren”.

” santri kami telah menjuarai semua jenis kitab kuning yang dilombakan. Salah satunya adalah yang juara satu lomba baca Kitab kuning adalah Fitri Erni Indarwati.”

Abd.Karim menambahkan bahwa Selain itu, Ponpes Annuria juga memiliki gedung belajar yang bertingkat dan Rumah Susun (RUSUN).

Ponpes Annuria yang beralamat di Dusun Bontocini Desa Maccinibaji Kec. Batang Kabupaten Jeneponto provinsi Sulawesi Selatan membina pendidikan Formal dan Non Formal.Pendidikan Formal yaitu Madrasah Ibtidaiyah , Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.

Pendidikan Non Formal adalah Pendidikan yang khusus pada kajian kitab Kuning yang diasuh oleh para Kyai dan dibantu Badhal Kyai Muda.

Pondok Pesantren yang mengasuh santri santriwati sebanyak 637 santri dan santriwati dengan tiga unit Pendidikan formal yakni MDI,MTs dan MA dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 56 orang dengan kualifikasi pendidikan terdiri dari S1,S2 dan S3. Dari 56 guru tersebut baru 3 orang PNS selainnya Guru Honorer.

Bahkan Alumninya ada yang melanjutkan studynya di Timur Tengah,Ke Negeri China jurusan Kedokteran dan ada yang Magang di Jepang.Ungkap H.Abd.Karim Siama kepada Awak media ini saat ditemuai diruang kerjanya siang tadi Ahad 01/03/2020.

Salah satu upayah Pengembangan Ponpes Annuriyah yang dilakukan oleh Pengelolah adalah melalui Media Sosial Media Cetak dan Media Da’wah.

Selanjutnya dikatakan bahwa Ponpes Annuriyah ini merupa kan Ponpes yang bertarap Nasional.Hal ini dia katakan karena ada santri kami bermukim dari kalimantan, papua,Sulbar dan sulsel.Kata Dg siama (panggilan akrabnya).

Salah satu tujian Misi Ponpes Annuria adalah untuk mencer daskan ummat baik ilmu fiddunnya maupun ilmu akhirat dengan skala prioritasnya melahirkan Generasi Islam yang berkarakter dan menguasai IPTEK. Ungkapnya Abd.Karim Dg Siama. (Abd.Syam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.