BULUKUMBA, Aliefmedia.com – Sebanyak 18 gerakan koperasi dari Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, melakukan kunjungan silaturahmi dan studi tiru ke KSP Berkat Bulukumba pada Rabu, 20 Mei 2026.

Rombongan yang berjumlah 59 orang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Kotawaringin Timur, Muslih, ST, M.AP. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran pengurus KSP Berkat Bulukumba. Turut hadir mewakili Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulukumba, yakni Sekretaris Dinas.

Dalam sambutannya, Muslih menyampaikan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antargerakan koperasi, tetapi juga sebagai bentuk ketertarikan terhadap keberhasilan KSP Berkat Bulukumba yang sempat menjadi perhatian nasional setelah meraih penghargaan dari Presiden Republik Indonesia beberapa waktu lalu.
Menurutnya, KSP Berkat Bulukumba dinilai berhasil membangun dan mengembangkan koperasi simpan pinjam yang maju, sehat, dan dipercaya masyarakat. Hal ini menjadi menarik untuk dipelajari oleh rombongan koperasi dari Kotawaringin Timur yang mayoritas bergerak di sektor koperasi produsen mitra plasma inti perkebunan sawit dan belum fokus pada usaha simpan pinjam.
Sementara itu, pengurus KSP Berkat Bulukumba yang diwakili Bendahara Pengurus, H. Muh. Basri K., menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua KSP Berkat, Dr. Ir. H. Andi Makkasau, ST,MM karena masih dalam perjalanan dari Kementerian Koperasi di Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, H. Muh. Basri K. memaparkan sejarah singkat berdirinya KSP Berkat Bulukumba, perkembangan jumlah anggota, hingga perjalanan koperasi dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ia juga mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi atas kunjungan para pegiat koperasi dari Kalimantan Tengah tersebut.
Menariknya, menjelang akhir kegiatan, Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Kotawaringin Timur menawarkan peluang kerja sama kepada KSP Berkat Bulukumba untuk membuka kantor cabang di wilayahnya. Bahkan, pihak dinas siap menyiapkan lahan dan gedung apabila rencana tersebut dapat direalisasikan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.(*)

