BULUKUMBA, Aliefmedia.com — Kompetisi sepak bola pelajar Liga Pelajar Indonesia (LPI) 2026 Zona Wilayah V Bulukumba, Sulawesi Selatan, akan digelar mulai 1 September 2026.
Sebanyak 36 sekolah dari tiga kabupaten, yakni Bulukumba, Bantaeng, dan Sinjai, dijadwalkan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Penyelenggaraan LPI menjadi salah satu ruang bagi pelajar untuk mengasah kemampuan, mental bertanding, serta membangun pengalaman kompetitif sejak usia dini.
Selain menjadi ajang pembuktian kemampuan di lapangan, kompetisi ini juga menjadi arena adu gengsi antarsekolah. Meski demikian, seluruh peserta diharapkan tetap mengedepankan sportivitas dan menjunjung tinggi semangat fair play.
Dukungan terhadap pembinaan sepak bola pelajar juga datang dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengamanan kegiatan olahraga sekaligus mendorong terciptanya ruang kompetisi yang aman, tertib, dan positif bagi generasi muda.
Kapolres Bulukumba AKBP Stefhanus Luckyto menyampaikan dukungannya melalui siaran pers, Sabtu (29/8/2026).
Ia mengajak seluruh peserta menjadikan LPI bukan hanya sebagai ajang untuk meraih kemenangan, tetapi juga sebagai kesempatan mengembangkan kemampuan dan membangun karakter.
Pesan Kapolres Bulukumba
Stefhanus meminta seluruh peserta tampil dengan semangat juang dan memberikan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung.
“Selamat bertanding!”
“Kepada seluruh peserta Liga Pelajar Indonesia 2026 Zona Bulukumba, tunjukkan semangat juang, kemampuan terbaik, dan rasa persaudaraan dalam setiap pertandingan,” ujar Stefhanus dalam siaran persnya, Sabtu (29/8)
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas, fair play, disiplin, dan persatuan selama pertandingan.
“Menang dengan terhormat, kalah dengan sportif, dan jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik,” katanya.
Menurut Stefhanus, kompetisi sepak bola usia pelajar memiliki peran penting dalam proses pembinaan atlet sekaligus pembentukan karakter generasi muda.
Dengan tersedianya kompetisi yang aman dan tertib, para pelajar diharapkan dapat mengembangkan potensi sepak bola sekaligus mendapatkan pengalaman berharga dalam menghadapi persaingan secara sehat.
“Salam olahraga!” ujar Stefhanus.(*)

