MAKASSAR, Aliefmedia.com – Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan dan Program Pemerintah Kota Makassar “Memilah Sampah dari Rumah, mahasiswa KKN Unhas Gel. 116. Tematik Zero Waste Kel. Daya melaksanakan program kerja edukasi bertajuk “Pembuatan Modul Pemilahan Sampah dan Ecobrick sebagai Upaya Mendukung Program Zero Waste di Kelurahan Daya, Kota Makassar.”

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya edukatif untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang dimulai dari lingkungan rumah tangga.
Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pengenalan metode pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola sampah. Penerapan prinsip reduce, reuse, recycle (3R) menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya budaya hidup minim sampah.
Permasalahan sampah saat ini masih menjadi tantangan lingkungan yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Salah satu langkah mendasar yang dapat dilakukan untuk mengurangi permasalahan tersebut adalah membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari sumbernya, terutama rumah tangga.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Unhas Tematik Zero Waste Kelurahan Daya Makassar menghadirkan modul edukasi pemilahan sampah dan pembuatan ecobrick.
Modul ini dirancang sebagai media edukasi sekaligus panduan praktis yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam menerapkan kebiasaan memilah sampah secara mandiri.
Tidak hanya berfokus pada pemilahan sampah, program ini juga memperkenalkan pembuatan ecobrick sebagai salah satu alternatif penerapan prinsip reuse melalui pemanfaatan kembali sampah plastik.
Ecobrick merupakan metode pengolahan sampah plastik dengan cara membersihkan, mengeringkan, kemudian memadatkannya ke dalam botol plastik bekas hingga menjadi material yang dapat dimanfaatkan kembali untuk berbagai kebutuhan kreatif dan dekoratif.
Pengenalan ecobrick diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat bahwa sampah plastik membutuhkan penanganan yang tepat dan tidak seharusnya dibuang sembarangan. Melalui edukasi ini, masyarakat juga diperkenalkan pada pentingnya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta memanfaatkan kembali barang yang masih memiliki nilai guna.
Melalui seminar hasil program dan penyerahan modul pada tangggal 12 Agustus 2026 di Kelurahan Daya, Mahasiswa KKN Unhas Tematik Zero Waste berharap modul edukasi pemilahan sampah dan ecobrick dapat menjadi pedoman dan sarana pembelajaran yang bermanfaat dalam membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Program ini sekaligus menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui keterlibatan mahasiswa dalam memberikan edukasi dan solusi sederhana terhadap permasalahan lingkungan di tingkat kelurahan.
Melalui program kerja tersebut, penangggun jawab kegiatan Anis Abdullah Assyaukani berharap masyarakat Kelurahan Daya semakin memahami pentingnya pemilahan sampah dari rumah serta mampu menerapkan prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari.
Upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan membutuhkan partisipasi bersama. Oleh karena itu, perubahan besar menuju budaya Zero Waste dapat dimulai dari langkah sederhana; Dari rumah kita memilah, dari sampah kita berdaya, bersama kita wujudkan Kelurahan Daya yang lebih bersih dan berkelanjutan.(*)

